SELUK BELUK TEH

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?
May 23, 2012, 06:22:10 pm
Home Help Search Login Register
+  Pustakaku - Just For Your Study & Research
|-+  Education Resources
| |-+  Science & Technology News (Moderators: halil, bomzq)
| | |-+  SELUK BELUK TEH
« previous next »
Pages: [1] 2 Go Down Print
Author Topic: SELUK BELUK TEH  (Read 1302 times)
doom23
Moderator
Anak SMU
*****
Posts: 403


« on: January 05, 2009, 03:41:06 pm »



Jenis Teh

Ada 4 jenis utama teh yang dikenal berdasarkan proses pengolahannya yaitu teh hitam,teh kuning, teh merah dan teh hijau. Biasanya pembuatan teh ini melalui beberapa tahap yakni pelayuan, penggilingan,okisdasi atau fermentasi, pengeringan dan pengemasan.

Proses fermentasi punya peranan penting karena menentukan bau, warna serta mutu teh yang dihasilkan. Tujuan fermentasi adalah agar kandungan polifenolnya, yang menyebabkan rasa sepat bisa hilang.Daunyang difermentasikan secara sempurna menghasilkan teh hitam. Tapi kalau tidak sempurna menghasilkan teh kuning dan teh merah. Selama daun di fermentasi kandungan klorofil daun yang hijau danzat kimianya spt polifenol,kafein, teaflavin, dan lainnya berubah sehingga rasa aroma dan warnanya jadi lain.

Proses perubahan warna terjadi secara bertahap, tahap awal daun teh yang berwarna hijau menjadi cokelat muda,kemudian berakhir menjadi coklat muda. Biasanya perubahan warnanya terjadi pada suhu 26oC dengan durasi waktu kurang lebih satu setengah jam hingga 2 jam.

Seduhan teh hitam yang paling sempurna fermentasinya memberikan warna kuning coklat karena kandungan teaflavin yang kuning emas dan tearubigin yang cokelat merah. Seduhan teh kuning berwarna kuning emas, karena fermentasinya hanya melibatkna sekitar 10-15% kegiatan enzim. Sedangkan seduhan teh merah berwarna merah karena fermentasinya yang melibatkan 20-30%. Karena ke tidak sempurna dalam proses fermentasiini kedua jenis teh ini masih mengandung klorofil, katekin, teaflavin dan tearubigin,walaupun sedikit.

Daun teh yang tidak di fermentasi sama sekali tapi cuman dikukus dan di keringkan,dikenalsebagai teh hijau , karena air seduhannya berwarna hijau. Jenis teh ini paling sepat rasanya karena kandungan polifenol (katekin) masih relatif utuh sekitar 375 mg dibandingkan teh hitam yang berkisar 250 mg saja.

Di Indonesia di kenal pula teh melati atau jasmine tea. Dimana teh melati termasuk kelompok teh kuning yang dicampur dengan bunga melati.

Khasiat Teh

Minuman teh dapat menyegarkan tubuh dan pikiran,karena mengandung kafein 3-5%. Peranan zat ini antara lain mendorong aktifitas mental, dan  memperbaiki pencernaan makanan dalam lambung. Berdasarkan penelitian di Jepang dan Amerika, teaflavin dalam teh hitam dan katekin teh hijau dapat mengikat senyawa nitrit, yg bila bersenyawa dengan protein membentuk nitrisamin (penyebab tumor).

Manfaat teh yang lain adalah mencegah penyakit jantung serta stroke. Hal ini terjadi karena flavonoidnya mampu memperkuat pembuluh darah dan menerunkan kolestrol dalam darah. Teh juga mampu meningkatkan kadar sel darah putih sehingga meminimalkan terjadinya infeksi.
Logged
fadil-lilis
Anak TK
**
Posts: 38


« Reply #1 on: January 06, 2009, 02:29:36 pm »

Namun demikian tidak bisa dipungkiri bahwa teh pertama ditemukan oleh bangsa Cina.................. ya kan?
Logged
rahma_imaniah
Moderator
Anak SMU
*****
Posts: 334


mon beau fils


« Reply #2 on: January 08, 2009, 02:18:32 pm »

Kebiasaan minum teh telah menjadi semacam ”ritus” setidaknya di kalangan masyarakat Cina dan Jepang. Bahkan hingga kini, upacara minum teh di tengah masyarakat Jepang merupakan suatu hal yang sakral. Di Cina, budaya minum teh sudah dikenal sejak 3.000 tahun sebelum Masehi, pada zaman Kaisar Shen Nung berkuasa. Kemudian budaya minum teh berlanjut di Jepang sejak masa Kamakaru (1192 – 1333) oleh pengikut Zen. Tujuannya adalah agar mereka mendapatkan kesegaran tubuh selama meditasi yang bisa memakan waktu berjam-jam. Pada akhirnya, tradisi minum teh menjadi bagian dari upacara ritual Zen. Selama abad ke-15 hal itu menjadi acara tetap berkumpul di lingkungan khusus untuk mendiskusikan berbagai hal.
Meski saat itu belum bisa dibuktikan khasiat teh secara ilmiah, namun masyarakat Cina sudah meyakini teh dapat menetralisasi kadar lemak dalam darah, setelah mereka mengonsumsi makanan yang mengandung lemak. Mereka juga percaya, minum teh dapat melancarkan air seni, menghambat diare dan sederet kegunaan lainnya.


dan teh pun berkhasiat untuk rambut....

* Teh basi sejak dulu dikenal dapat menjaga kesehatan rambut. Buat seduhan teh, baik dari teh tubruk atau pun teh celup (instan). Biarkan semalaman. Keramasi dulu rambut sampai bersih, lalu siram teh basi di kepala. Biarkan sesaat sebelum dibilas.

* Jasmine tea (teh melati)
Konon meningkatkan kilau rambut. Selain baik untuk rambut yang hitam alami, juga cocok untuk rambut beruban ataupun yang dicat.

* Mint Tea
Khasiat daun mint yang terdapat dalam teh ini dapat menghilangkan ketombe ataupun rasa gatal-gatal di kulit kepala.
Logged

garder le sourire
mp_segara
Mod IN Training
S1
*****
Posts: 671



« Reply #3 on: January 10, 2009, 10:48:00 pm »

Wah masih kuarang nih kykn. Ada teh Oolong yang dibuat dari pucak muda pohon teh. Smoga bs nambah pengetahuan. hahhaha
Logged
sofy_virgo3108
Anak SD
***
Posts: 54


« Reply #4 on: January 13, 2009, 10:26:42 am »

ada juga white tea, yang diperoleh dari pucuk daun teh dan tanpa melalui proses fermentasi sehingga seduhan teh yang diperoleh berwarna agak kekuningan.
White tea juga mengandung antioksidan polifenol yang jauh lebih tinggi dibandingkan green tea.

semoga bisa nambah pengetahuan juga ya....
Logged
riza
Anak SMP
****
Posts: 118



« Reply #5 on: January 13, 2009, 02:00:02 pm »

mau nambahin nih, berdasarkan proses pengolahannya teh dibagi menjadi 3 yaitu teh hijau, teh hitam, dan teh oolong. well teh hijau tidak melalui proses fermentasi, klo teh hitam melalui proses fermentasi, dan klo teh oolong hanya mengalami fermentasi sebagian......begitu
Logged
rangga bayuharda
Anak SMU
*****
Posts: 377


Celestial Being


« Reply #6 on: January 16, 2009, 08:45:06 am »

ada yang tau proses fermentasinya bagaimana??
Logged

The only way 3 can keep a secret is if 2 are dead....
rahma_imaniah
Moderator
Anak SMU
*****
Posts: 334


mon beau fils


« Reply #7 on: January 16, 2009, 08:56:09 am »

Pengolahan daun teh sering disebut sebagai "fermentasi" walaupun sebenarnya penggunaan istilah ini tidak tepat. Pemrosesan teh tidak menggunakan ragi dan tidak ada etanol yang dihasilkan seperti layaknya proses fermentasi yang sebenarnya. Pengolahan teh yang tidak benar memang bisa menyebabkan teh ditumbuhi jamur yang mengakibatkan terjadinya proses fermentasi. Teh yang sudah mengalami fermentasi dengan jamur harus dibuang, karena mengandung unsur racun dan unsur bersifat karsinogenik.

Berikut ini merupakan beberapa jenis dan cara pengolahan termasuk fermentasi teh :

Teh yang benar-benar baik umumnya berasal dari pucuk daun atau daun teh muda yang belum mekar. Untuk menghasilkan 1 pound (0,45 kg) teh berkualitas paling baik, diperlukan lebih dari 80.000 petikan. Produksi teh merupakan proses padat karya dan setiap tahap penting untuk mendapatkan teh berkualitas tinggi.

Beberapa jenis teh yaitu :

Teh putih
    Teh yang dibuat dari pucuk daun yang tidak mengalami proses oksidasi dan sewaktu belum dipetik dilindungi dari sinar matahari untuk menghalangi pembentukan klorofil. Teh putih diproduksi dalam jumlah lebih sedikit dibandingkan teh jenis lain sehingga harga menjadi lebih mahal. Teh putih kurang terkenal di luar Tiongkok, walaupun secara perlahan-lahan teh putih dalam kemasan teh celup juga mulai populer.

Teh hijau
    Daun teh yang dijadikan teh hijau biasanya langsung diproses setelah dipetik. Setelah daun mengalami oksidasi dalam jumlah minimal, proses oksidasi dihentikan dengan pemanasan (cara tradisional Jepang dengan menggunakan uap atau cara tradisional Tiongkok dengan menggongseng di atas wajan panas). Teh yang sudah dikeringkan bisa dijual dalam bentuk lembaran daun teh atau digulung rapat berbentuk seperti bola-bola kecil (teh yang disebut gun powder).

Oolong
    Proses oksidasi dihentikan di tengah-tengah antara teh hijau dan teh hitam yang biasanya memakan waktu 2-3 hari.

Teh hitam atau teh merah
    Daun teh dibiarkan teroksidasi secara penuh sekitar 2 minggu hingga 1 bulan.

Teh Kuning
    Sebutan untuk teh berkualitas tinggi yang disajikan di istana kaisar atau teh yang berasal dari daun teh yang diolah seperti teh hijau tapi dengan proses pengeringan yang lebih lambat.

Kukicha
    Teh kualitas rendah dari campuran tangkai daun dan daun teh yang sudah tua hasil pemetikan kedua, dan digongseng di atas wajan.

Genmaicha
    Teh hijau bercampur berondong dari beras yang belum disosoh, beraroma harum dan sangat populer di Jepang.

Teh bunga
    Teh hijau atau teh hitam yang diproses atau dicampur dengan bunga. Teh bunga yang paling populer adalah teh melati.

proses:

        Untuk menghasilkan teh putih, diperlukan daun teh pilihan yang menuntut penanganan ekstra hati-hati setelah pemetikan. Cuma daun-daun paling muda, yang masih dipenuhi bulu putih pendek atau bulu halus, yang digunakan. Proses produksi teh putih ini terdiri atas dua tahap, yakni penguapan dan pengeringan. Terkadang teh putih juga difermentasi dengan sangat ringan. Tanpa adanya pelayuan, penggilingan dan fermentasi ini membuat penampilannya nyaris tak berubah. Teh yang dihasilkan pun berwarna putih keperakan.
Ketika dihidangkan, teh putih memiliki warna kuning pucat dan aroma yang lembut dan segar. Teh ini merupakan yang paling lembut di antara semua jenis teh.

        Untuk memproduksi teh hijau juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Yang hendak dicapai dalam memproduksi teh hijau adalah mempertahankan manfaat kesehatannya, kemurnian, dan senyawa aktif daun teh segar sehingga semuanya itu dapat dirasakan ketika teh disajikan.
Setelah dipetik, daun-daun yang masih hijau dilayukan di udara panas. Begitu menjadi layu, daun-daun itu secara tradisional disangrai dengan menggunakan wok (kuali logam untuk masak masakan Tionghoa). Tujuannya, untuk mencegah oksidasi pada daun. Proses berikutnya memberi bentuk pada daun-daun tersebut, yakni terpilin, keriting, atau bundar, sekaligus menambah keawetannya. Proses ini juga membantu pengaturan pengeluaran senyawa alami dan aroma selama penyeduhan. Tahap terakhir, daun-daun itu dikeringkan dengan pengapian sehingga keharuman dan aroma alaminya tetap terjaga. Begitu pula dengan warna hijaunya.

          Proses produksi untuk menghasilkan teh oolong lebih rumit lagi. Tapi tidak serumit pembuatan teh hitam. Teh ini diproses dengan menjaga agar daun tehnya tetap utuh. Karenanya dibuat dari daun-daun teh yang lebih besar dan lebih tua.
Segera setelah dipetik, daun dijemur di bawah sinar matahari untuk pelayuan. Tujuannya untuk menurunkan kadar air dan menjadikannya lebih lembut. Daun-daun itu kemudian diletakkan dalam keranjang bambu dan dikocok-kocok dengan cepat untuk merusak pinggiran daun. Pada tahap berikutnya, daun-daun itu ditebar dalam suatu tempat untuk dikeringkan. Proses pengocokan dan penebaran daun-daun tersebut diulang beberapa kali. Tepi daun yang rusak akan berubah merah akibat proses fermentasi sementara bagian tengahnya masih hijau.
Tingkat fermentasinya tergantung pada tipe oolongnya. Variasinya kira-kira dari 20% untuk oolong "hijau", hingga 60% untuk oolong formosa klasik. Begitu tingkat fermentasi yang diinginkan tercapai, proses itu mesti dihentikan segera. Ini dilakukan dengan pemanasan daun-daun itu dalam panci pada temperatur tinggi.

          Sedangkan dalam proses produksi teh hitam, proses fermentasi berlangsung penuh, yang menyebabkan daun-daun teh berubah menjadi hitam dan memberi rasa khas. Setelah pemetikan, daun yang masih hijau ditebar di atas wadah pada rak untuk dilayukan selama 12 - 18 jam. Selama proses pelayuan yang lama itu, daun kehilangan banyak kadar airnya, menjadi lembut dan layu sehingga daun-daun itu mudah digiling.
Selama penggilingan, membran daun hancur, memungkinkan keluarnya sari teh dan minyak esensial yang memunculkan aroma khas. Setelah penggilingan, daun-daun itu dibawa ke sebuah ruangan yang besar, dingin, dan lembab. Di sana daun-daun itu ditaruh dalam semacam baki untuk difermentasi. Selama proses fermentasi, warna daun menjadi lebih gelap dan sarinya menjadi kurang pahit. Sebaliknya, ciri-ciri rasa teh hitam - dari harum sampai berbau seperti buah-buahan atau kacang-kacangan dan pedas - mulai muncul. Proses fermentasi itu dihentikan pada saat di mana aroma dan rasanya sudah maksimal. Ini dilakukan dengan memanaskan daun-daun itu di dalam oven. Sarinya mengering di permukaan daun dan bertahan relatif tetap sampai dilepaskan oleh air panas selama penyeduhan.
Pada tahap akhir, daun-daun dipisah-pisahkan menurut ukuran. Selama proses produksi, banyak daun teh robek atau remuk sehingga teh akhir terdiri atas daun utuh, daun robek, dan partikel-partikel yang lebih kecil.


Untuk menyeduh teh juga tak bisa sembarangan kalau ingin mendapatkan hasil seduhan yang sempurna serta nikmat dan manfaatnya bisa dirasakan. Tata cara penyeduhan itu meliputi:

Pertama, siapkanlah teko/ceret teh. Kalau tidak ada teko, cukup sediakan wadah yang tak melepaskan bau dan tahan panas. Tuangkan satu sendok kecil daun teh untuk setiap cangkir teh yang akan disajikan.

Untuk menyeduh teh hitam dan oolong, gunakan air matang yang masih dalam keadaan mendidih. Untuk teh putih dan hijau, gunakan air yang baru mulai menguap. Setelah air dituang, tunggu 3 - 5 menit untuk teh hitam, 1 - 3 menit untuk teh hijau, dan 5 - 7 menit untuk teh putih dan oolong. Masa penyeduhan ini bisa diatur menurut selera penikmatnya. Saring daun tehnya dan sajikan.

Sruupppp ... hmmm ....  ;D

Selain keempat jenis teh tadi, belakangan juga muncul teh "bohongan" yang dikenal dengan nama teh herbal. Teh imitasi ini dikemas seperti layaknya teh betulan, diseduh seperti teh, dan diminum seperti teh. Tapi teh ini tak terbuat dari daun teh yang sebenarnya. Teh herbal dibuat dari bebungaan, bebijian, dedaunan, atau akar dari beragam tanaman. Teh jenis ini umumnya diminum untuk keperlukan pelangsingan tubuh.
« Last Edit: January 16, 2009, 08:58:37 am by rahma_imaniah » Logged

garder le sourire
rangga bayuharda
Anak SMU
*****
Posts: 377


Celestial Being


« Reply #8 on: January 18, 2009, 07:25:28 am »

OOh jadi maksudnya fermentasi di produksi teh ini adalah proses browning-nya toh yang menghasilkan warna teh yang beda2 (bisa dilihat saat teh tidak mengalami browning,, itu adalah teh hijau sedangkan bila proses browning sangat lama menghasilkan teh hitam) dan khasiat yang beda-beda juga (teh hijau lebih banyak senyawa sikliknya karena belum terjadi browning sedangkan teh hitam biasanya lebih sedikit senyawa sikliknya)... Anyways thans for the info mba Rahma....
Logged

The only way 3 can keep a secret is if 2 are dead....
jurna
Anak SMP
****
Posts: 131


« Reply #9 on: January 20, 2009, 07:24:07 am »

Karena kandungan polifenolnya utuh yang sehat teh hijau ya...
Logged
budiriza
Anak SMP
****
Posts: 126


« Reply #10 on: January 21, 2009, 11:47:56 am »

teh juga kaya tannin kan??
Logged
mp_segara
Mod IN Training
S1
*****
Posts: 671



« Reply #11 on: February 02, 2009, 10:08:19 pm »

yups sbnrny tuh istilah fermentasi asliny klo di teh reaski oksidasi polifenol oleh enzim polifenol oksidase. Trus bnr yg kasih warna coklat tuh tanni. Jd klo minum teh terlalu kentel, bs nurunin daya ceran protein ama mineral ttt. Tapi klo dikonsumsi normal2 aj gpp. Abis mkan jg gpp minun teh, lmyn nambahin antioksidan klo yg demen mknan2 yg punya xenobiotik, kyk sate. gmana??
Logged
adjie_10884
Anak SMP
****
Posts: 168


« Reply #12 on: February 15, 2009, 01:43:52 pm »

yang pasti minum teh hijau merupakan minuman yang paling berkhasiat dlm kesehatan,, karena kandungan antioksidan yang tinggi,, di dalam tubuh dapat berfungsi utk menangkap radikal bebas,, so lebih baik minum teh hijau,,
Logged
agus_nugroho01
Moderator
Anak SMP
*****
Posts: 262


« Reply #13 on: March 01, 2009, 04:40:09 pm »

kalo teh basi dipake gak ya mas... ;D
Logged
ecep
Anak SMU
*****
Posts: 353


ありがとごzはいます


« Reply #14 on: April 07, 2009, 10:57:52 am »

nah..dari semua jenis teh yang macem-macem..tolong urutin dong mana yang kaya akan antioksidan sampe minimal antioksidan??trus yang anehnya kenapa teh buatan jepang itu glamour banget padahal itu dari indonesia lho..sebenarnya ada pa dibalik semuanya..??
Logged

わたしわだいがくせいです
Pages: [1] 2 Go Up Print 
« previous next »
Jump to:  


Login with username, password and session length

SimpleSEO by Domain | Powered by SMF 1.1.16 | SMF © 2011, Simple Machines