kebudayaan kita yang sudah hilang di masyarakat

Welcome, Guest. Please login or register.
Did you miss your activation email?
May 23, 2012, 06:31:00 pm
Home Help Search Login Register
+  Pustakaku - Just For Your Study & Research
|-+  Bidang Kajian
| |-+  Seni & Budaya
| | |-+  kebudayaan kita yang sudah hilang di masyarakat
« previous next »
Pages: [1] Go Down Print
Author Topic: kebudayaan kita yang sudah hilang di masyarakat  (Read 6906 times)
el-farabi
S2
*******
Posts: 1138

MILANISTA


« on: January 12, 2010, 09:48:31 am »

bangsa yg besar ini terdiri dari banyak suku dan adat istiadat,namun yg sekarang kita liat pada generasi muda kita adalah lebih banyak yang melakukan dan tau tentang budaya bangsa orang,contohnya budaya harajuku atau budaya dengan pakaian ala org barat....sampai pemuda/di ndeso pun tau gmn cr pakai baju org barat,tuh contohnya di bara klo malam banyak yg ky gt selain para mahswa/wi yang mencari mkn (mending cantik ky artis hollywood atau bollywood sih masih mending hehehehehehehe)
Logged

I LOVE YOU FULL.......!!!!!
pryanto
Anak SMP
****
Posts: 225



« Reply #1 on: January 19, 2010, 01:57:36 pm »

kalo kasus yg di Bara brarti mahasiswa/i itulah yg ngasih contoh bgm budaya barat kali yah... wah, jd pengin lihat suasan bara kalo malam2 nih hehehe....
Logged
andrykidd
Anak SMU
*****
Posts: 443


Knowleadge is Open Source...isn't!!


WWW
« Reply #2 on: January 19, 2010, 04:01:13 pm »

wah bung abi bawa2 wilayah bara...yang lain kan ga mudeng...he2
Logged

Quad. Erat. Demosntrandum.
You are not allowed to view links. Register or Login
el-farabi
S2
*******
Posts: 1138

MILANISTA


« Reply #3 on: January 21, 2010, 11:07:57 am »

lah bung andri ud paham sich wilayah bara hehehehehe
g usah di bara aja,tuh di botani banyak bgt ky gt
Logged

I LOVE YOU FULL.......!!!!!
maru
Anak TK
**
Posts: 33


« Reply #4 on: January 27, 2010, 12:25:40 pm »

wilayah bara itu apa ya...saya nggak tau. he....generasi muda kita jaman sekarang ini memang sudah nggak mengenal dan ngga mau mengenal adat tradisinya. salah satu penyebabnya mungkin karena orang tuanya juga tidak mengajarkan kepada mereka, klo orang tua itu memberikan contoh dan pemahaman kepada anak2nya pastilah tidak akan luntur itu adat kita. seperti teman saya yang orang jawa timur hampir jawa tengah..mereka menggunakan bahasa jawa yang tergolong halus (istilahnya boso kromo), ibu teman saya itu selalu membiasakan teman saya dan adik2nya untuk selalu menggunakan bahasa macam itu bila berbicara dengan orang yang lebih tua, hal itu dimaksudkan agar kita selalu menghormati orang yang lebih tua, tidak bersikap semaunya sendiri. selain itu...pelencengan kebiasaan anak muda sekarang disebabkan karena "filter" mereka sudah rusak atau memang sudah rusak dari awal jadi tidak bisa menyaring inti yang penting2 saja...telan saja bulat2. anak2 muda jaman sekarang juga tidak mau kelihatan indonesia...mereka lebih memilih kelihatan barat. mungkin karena mereka tidak bangga trhadap negaranya sendiri.
Logged
suha
Anak TK
**
Posts: 26


la tahzan


« Reply #5 on: February 05, 2010, 04:24:14 pm »

panjang banget bu mary neh

tapi ada yang bisa kasih contoh budaya yang Indonesia gitu. yang menunjukkan itu pasti Indonesia bukan punya jawa, punya dayak, melayu, papua dlll. Budaya yang Indonesia banget.
Logged
PurnomoHadi
Anak SMP
****
Posts: 114



WWW
« Reply #6 on: February 13, 2010, 09:26:03 pm »

budaya Indonesia yang bener2 "Indonesia"?
klo menurutq mungkin bisa ngambil contoh bahasa nasional qta sendiri..bahasa Indonesia

sejak mendapat pendidikan dari tingkat sekolah dasar sampai kuliah sudah sering mendapat tata cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar..istilahnya Ejaan yang Disempurnakan (walopun ada juga yg memplesetkanny jadi ejaan yang dipaksakan)

saat mau mengerjakan tugas akhir pun mahasiswa sampe dipusingkan dgn yg namanya format karya ilmiah, disesuaikan dengan tata cara penulisan menggunakan bahasa Indonesia yang bener. tapi (dari pengamatan subjektif thdp temen2 yang cek format pada salah satu dosen dikampus) masih banyak juga mahasiswa yang blum bisa menulis dengan bener. cukup banyak temen yang bolak-balik cek format karena masalah penulisan yang belum benar, ejaan yang tidak baku, dll.
ambil contoh juga di beberapa tempat di sekitar kita, aq yakin mungkin masih banyak yang menulis "fotocopy", "photokopi" ataupun "photocopy". padahal kata "photocopy" sudah diserap ke dalam bahasa kita (cari sendiri di KBBI ya... :P)

berhubung pustakaku bukan forum yang sangat2 resmi, make bahasa yang ga baku diperbolehkan to? :P
Logged
el-farabi
S2
*******
Posts: 1138

MILANISTA


« Reply #7 on: February 26, 2010, 02:00:40 pm »

wah saya sangat paham apa maksud dari tulisan bung purnomo hehehehehe (mudah2an bukan curhat ya)...tapi sebenernya bangsa kita ini masih sangat tidak stabil spt elektron yang tidak berpasangan hehehehe contohnya dalam format penulisan ilmiah,tiap tahun selalu ada perubahan2 kecil namun sangat berpengaruh dalam format,y kan....belum lagi penyerapan bahasa asing bertambah terus tiap tahun,jadi beruntung lah mahasiswa jaman dulu cz g ada peraturan semacam ini di jamanya,kata2 karya ilmiah benar semua hehehehehe,contohnya beberapa bulan lalu di daerah jakarta sy melihat kantor PLN bagian teknis di papannya sudah menulis spt ini: PLN Bagian Enjeniring Daerah XXXXX, dari hal tsb sudah menunjukkan klo bangsa kita ini masih mencari jati dirinya sehingga semakin banyak perubahan dan hilang sebagian budaya aslinya
contoh dekat saja di negara tetangga itu bahasa aslinya sudah bercampur dengan bahasa inggris yang diucapkan seperti bahasa asli penduduk tsb, dan mereka menyebut bahasa itu juga bahasa asli mereka (hayo tau g negara mana hehehehehe)
Logged

I LOVE YOU FULL.......!!!!!
ias
Anak SMP
****
Posts: 226


udah smp,masih ngempong??


« Reply #8 on: February 28, 2010, 10:53:17 pm »

yup..setuju! kurang bangga jd orang indonesia.... :-(
Logged

tak hidup karena puji, tak mati karena caci
el-farabi
S2
*******
Posts: 1138

MILANISTA


« Reply #9 on: March 03, 2010, 10:48:52 am »

yah sekarang bangsa ini amburadul semuanya mulai dari pucuk pimpinan sampai ke bawah...ya kita2 ini lah gt yang merasakan
jd sedih rasanya
Logged

I LOVE YOU FULL.......!!!!!
kate
Anak SD
***
Posts: 78



« Reply #10 on: April 07, 2010, 02:54:31 pm »

You are not allowed to view links. Register or Login
panjang banget bu mary neh

tapi ada yang bisa kasih contoh budaya yang Indonesia gitu. yang menunjukkan itu pasti Indonesia bukan punya jawa, punya dayak, melayu, papua dlll. Budaya yang Indonesia banget.

menurutku udah ga jamannya lagi kita mengkotak-kotakkan diri kayak itu. apakah berarti budaya jawa bukan budaya indonesia? budaya papua bukan budaya indonesia?

Seharusnya kita bangga menggunakan atribut budaya jawa, atau budaya bugis, atau minang, atau papua di dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan menggunakan itu berarti kita sudah sekaligus menerapkan budaya Indonesia juga.

Misalnya saja waktu pakai batik pas kuliah, masih ada aja temen yang nyeletuk "O.. orang jawa sih...". Menurutku yang seperti ini kurang pas juga. Batik dan seluruh atribut budaya di Indonesia adalah budaya Indonesia yang harus dimiliki oleh semua orang Indonesia. Toh waktu tari pendet diaku sama orang malaysia siapa yang marah? orang Bali doang? Nggak kan... Semua orang di Indonesia marah... ini bukti bahwa atribut budaya lokal sudah dimiliki oleh orang Indonesia secara nasional.

jadi mulai sekarang ayo kita gunakan atribut budaya di Indonesia di kehidupan sehari-hari. Jangan malu. Budaya mana aja baik, bagus, cocok digunakan (asal pada tempatnya. Ngomong ama orang sunda pake bahasa jawa juga ga nyambung. Pake keris atau koteka di kelas bisa diusir).

Meminjam kata Sri Sultan HB X:
Jadikan kearifan budaya lokal memperkaya budaya nasional
(kurang lebih begitu, kalau ada salah redaksi mohon dikoraksi...)
Logged
kamaboko
Anak SMU
*****
Posts: 341


« Reply #11 on: April 20, 2010, 04:14:49 am »

yup ikut nimbrung..
saya sempat berkunjung ke keluarga dari suku bugis, cucunya suka makan tempe, eh malah dibilangin anak orang jawa..
Kalau bahasa indonesia sbg ciri khas indonesia banget, pemahaman arti kata dlm bhs indonesia pun berbeda antar daerah.
istilah 'kita' menunjukkan jamak, beberapa orang yang orang pertama termasuk di dalamnya, tapi kalau di indonesia timur, "kita" berarti orang kedua tunggal atau sama dengan anda..

Budaya indonesia yang terkenal dalam arti image yang buruk di luar adalah amuk massa..
Mungkin ini bukan budaya, tapi mau tidak mau bangsa asia tenggara sangat terkenal dengan amukannya, bahkan cenderung "kesetanan" ketika harus menyelesaikan masalah yang semakin memanas. Bahkan istilah amuk atau amok ini sudah dikenal di eropa pada abad 19 karena info orang-orang yang pulang dari asia tenggara..
Mungkin prilaku ini masih kontraversi, tapi sulit dibantah sebagai prilaku negatif bangsa ini, misal masih ada perang antar kampung, antar suku, jagonya di pilkada kalah, perebutan lahan, dll

Bagaimana solusinya, wallahu alam bi showab..
Logged
animasta
Anak SMU
*****
Posts: 360



« Reply #12 on: December 15, 2010, 07:06:49 pm »

You are not allowed to view links. Register or Login
Misalnya saja waktu pakai batik pas kuliah, masih ada aja temen yang nyeletuk "O.. orang jawa sih..."

di kampusku udah ga gini bung..hari jumat udah banyak yang pake batik termasuk aku malu
(padahal ga ada yang komando)

kalo diliat2, ini semua juga berkat malay yang mule curi2 budaya kita...
sebelum itu, aku make batik ke kampus dibilang "pak camat" hammer
sejak kejadian malay itu, orang indonesia mule sadar pentingnya (dan kerennya) budaya sendiri
jadi, jaman gini ga bangga sama budaya sendiri, apa kata dunia
Logged

tantangan adalah peluang untuk berkembang
Pages: [1] Go Up Print 
« previous next »
Jump to:  


Login with username, password and session length

SimpleSEO by Domain | Powered by SMF 1.1.16 | SMF © 2011, Simple Machines